JMNtoday.com | Aceh Timur, - Puluhan balita serta pelajar tingkat SD dan SMP asal Desa Bandar Baro dan Desa Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blang Nisam.
Menu MBG yang dikonsumsi para korban pada Jumat (23/1/2026) tersebut terdiri dari semangka, bihun bakso, tahu, dan sayuran. Beberapa jam setelah makanan disantap, para balita dan pelajar mulai menunjukkan gejala keracunan.
“Sebagian besar pasien datang dengan keluhan muntah dan diare sejak Jumat siang hingga malam hari,” ujar salah satu petugas kesehatan di Puskesmas Alue Ie Mirah, Jumat (23/1/2026).
Akibat kejadian tersebut, para korban dilarikan ke Puskesmas Alue Ie Mirah serta sejumlah fasilitas kesehatan lain di Kecamatan Julok untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan data sementara dari petugas kesehatan, hingga Jumat malam tercatat 17 orang korban, terdiri dari pelajar dan balita, harus menjalani perawatan inap di Puskesmas Alue Ie Mirah. Sementara itu, satu pasien lainnya, atas nama Indah Dita Sari (15), terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zubir Mahmud, Idi, guna penanganan lebih lanjut.
Petugas medis menyebutkan jumlah korban masih berpotensi bertambah, mengingat puluhan warga lainnya dilaporkan masih menjalani pemeriksaan dan perawatan di fasilitas kesehatan berbeda di wilayah Kecamatan Julok.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Blang Nisam maupun instansi terkait mengenai dugaan penyebab keracunan, termasuk hasil pemeriksaan sampel makanan MBG yang dikonsumsi para korban.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kesehatan dan berstatus dugaan keracunan makanan, sembari menunggu hasil investigasi lebih lanjut dari instansi berwenang.

Posting Komentar