JMNtoday|Aceh Timur – Maraknya keberadaan toko obat ilegal di Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, menuai sorotan serius dari Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Aceh Timur. Organisasi ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah sigap dan melakukan investigasi menyeluruh.
Wakil Ketua LAKI Aceh Timur menyampaikan bahwa keberadaan toko obat ilegal tersebut sangat meresahkan masyarakat, karena diduga menjual obat-obatan tanpa izin resmi serta tidak melalui pengawasan tenaga kefarmasian yang berwenang.
“Ini persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Obat-obatan yang dijual tanpa izin berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat,” ujar perwakilan LAKI Aceh Timur, Sabtu (7 February 202).
Lebih lanjut, LAKI Aceh Timur juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum bidan desa dalam praktik penjualan obat ilegal tersebut. Dugaan ini, menurut LAKI, perlu segera ditelusuri secara profesional dan transparan oleh pihak berwenang.
“Kami menekankan bahwa ini masih dugaan, namun jika benar adanya, maka hal ini sangat mencederai profesi tenaga kesehatan dan melanggar kode etik serta peraturan perundang-undangan,” tegasnya.
LAKI Aceh Timur meminta Dinas Kesehatan, Satpol PP, serta aparat kepolisian untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pendataan, penertiban, dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Selain itu, LAKI juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak membeli obat dari tempat yang tidak memiliki izin resmi demi keselamatan bersama.
“Pemerintah harus hadir dan bertindak tegas. Jangan sampai masyarakat menjadi korban akibat lemahnya pengawasan,” tutupnya.
Reporter:jaka
Posting Komentar