JMNtoday | Aceh Timur, - Sebuah mobil ambulans milik RS/Puskesmas Keude Gerobak, Kecamatan Banda Alam, mengalami patah as depan tepat di depan Rumah Sakit Zubir Mahmud (RSZM), Aceh Timur, Rabu (29/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi saat ambulans hendak menjemput seorang pasien bernama Asnawiah (60), warga Desa Seuneubok Benteng, Dusun Peutua Batang, yang menderita stroke sebelah, gangguan jantung, serta pecah pembuluh darah.
Pasien diketahui mulai sakit sejak 19 Januari 2026 dan dirujuk ke RS Zubir Mahmud pada 23 Januari 2026. Setelah menjalani perawatan, pasien dinyatakan boleh pulang pada Kamis malam (29/1/2026) sekitar pukul 18.10 WIB, namun kepulangan ditunda hingga pagi hari karena kondisi malam dan jarak tempuh ke wilayah pelosok.
Keluarga pasien, Safwadi, menjelaskan bahwa ambulans sempat memundurkan kendaraan untuk memudahkan proses menaikkan pasien. Namun, secara tiba-tiba as depan kendaraan tersebut patah.
“Ambulans datang menjemput ibu saya karena kondisi beliau stroke sebelah dan tidak mampu berjalan. Saat mobil mundur sedikit di depan rumah sakit, tiba-tiba as depan patah,” ujar Safwadi, Kamis (29/1/2026).
Ia menyebutkan, patahnya as depan terjadi di samping IGD RS Zubir Mahmud, sebelum pasien dinaikkan ke dalam ambulans. Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko apabila terjadi saat kendaraan sedang melaju membawa pasien.
“Syukurnya patah di depan rumah sakit dan belum ada pasien di dalam. Kalau terjadi di jalan, risikonya sangat fatal. Ini semua kehendak Allah,” katanya.
Ambulans yang mengalami kerusakan tersebut diketahui merupakan mobil merek Panther yang pertama kali diberikan kepada Puskesmas Keude Gerobak sekitar tahun 2012. Saat dikonfirmasi mengenai kelengkapan surat kendaraan, pihak keluarga mengaku tidak mendapatkan informasi detail.
“Saya tanya STNK ke sopir, tapi tidak ditunjukkan. Katanya mungkin dipegang orang lain,” tambah Safwadi.
Akibat kejadian tersebut, pasien tidak memungkinkan dipulangkan menggunakan sepeda motor karena kondisi fisik yang lemah dan stroke sebelah. Pasien akhirnya harus dipulangkan menggunakan mobil lain.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit maupun instansi terkait mengenai kelayakan armada ambulans serta evaluasi terhadap kondisi kendaraan operasional layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Posting Komentar