JMNtoday | aAceh Timur, Musibah banjir yang melanda Dayah Abu Paya Pasi meninggalkan duka mendalam bagi para santri dan seluruh keluarga besar dayah. Air bah yang datang tanpa ampun merendam ruang belajar, asrama, serta merusak sejumlah fasilitas penting yang selama ini menjadi pusat pendidikan dan pembinaan generasi Aceh.
Melihat kondisi tersebut, Rocky, salah satu tokoh GAM terkemuka di Aceh Timur, menunjukkan kepedulian nyata. Dengan hati yang diliputi rasa prihatin, Rocky bergerak cepat menyalurkan bantuan pangan sebagai bentuk respon emergensi kepada Dayah Abu Paya Pasi. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban para santri dan pengurus dayah yang terdampak langsung oleh bencana.
Kepedulian Rocky bukan sekadar aksi kemanusiaan biasa. Lebih dari itu, langkah ini menjadi bukti kepekaan dan rasa hormat seorang murid kepada gurunya. Dalam situasi sulit seperti ini, Rocky memandang bahwa membantu Dayah Abu Paya Pasi adalah tanggung jawab moral yang harus segera ditunaikan, demi memastikan roda pendidikan dan pembinaan keagamaan tidak terhenti terlalu lama.
Di tengah genangan air dan sisa-sisa kerusakan, harapan para santri tetap menyala. Mereka berharap Dayah Abu Paya Pasi dapat segera pulih dan kembali berfungsi normal, agar cita-cita menuntut ilmu dapat dilanjutkan. Bagi para santri, dayah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga rumah yang membentuk akhlak dan masa depan mereka sebagai generasi penerus Aceh.
Dengan tekad yang kuat, Rocky menegaskan komitmennya untuk terus memikirkan langkah-langkah lanjutan demi membantu pemulihan Dayah Abu Paya Pasi. Harapannya, dayah tersebut dapat kembali berdiri kokoh seperti sedia kala, menjadi cahaya ilmu dan benteng moral bagi masyarakat Aceh di masa mendatang.
Di balik bencana, solidaritas dan kepedulian menjadi penguat. Dan dari Dayah Abu Paya Pasi, sebuah pesan tersirat menggema: bahwa kepedulian yang tulus mampu menumbuhkan harapan, bahkan di tengah musibah yang paling berat.
Posting Komentar